Peta Mudik Lebaran Tahun 2013

Posted by Unknown Senin, 05 Agustus 2013 0 komentar
Blog Hotel Suminar kali ini akan membuat postingan tentang Peta Mudik Lebaran Tahun 2013 kali ini memang dibagikan oleh Dishub kurang lebih ada 2 juta jumlahnya, akan tetapi tidak semua pemudik mendapatkan data dan informasi, jika anda ingin mengetahui beberapa peta penting terutama yang memakai jalur Jawa Barat melewati kota Garut bisa membuka website www.hoteldigarut.net.

Polda Jabar sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan kamacetan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2013. Selain titik rawan macet, teridentifikasi juga titik rawan kecelakaan dan rawan bencana alam yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik dan arus balik.

Untuk titik rawan kemacetan, hampir merata di setiap jalur, baik pantura, jalur tengah maupun jalur selatan. Untuk jalur pantura, setidaknya ada 9 titik yang dinilai akan menjadi titik macet. Yaitu simpang Cikampek-Mutiara-Jomin, Kab. Karawang; pertigaan Cikalong, Kab. Subang; jembatan Gamon di Kab. Subang; sekitar Yogya Patrol/Pasar Eretan, Kab. Indramayu; putaran Lohbener, Indramayu; sekitar SPBU Tegal Karang, Lohbener, Kab. Indramayu; Tegal Gubug, Kab. Cirebon; Tegal Karang, Kab. Cirebon; dan gerbang Tol Pajagan, Kab. Cirebon.

Sedangkan untuk jalur tengah ada tiga titik, yaitu Sadang, Kab. Purwakarta; Kalijati, Kab. Subang; dan Cijelag, Kab. Sumedang. Untuk jalur selatan, titik rawan kemacetan teridentifikasi berada di Cileunyi, Kab. Bandung; depan Kahatex, Rancaekek, Kab. Bandung; Nagreg, Kab. Bandung; Limbangan, Kab. Garut; dan Gentong, Kab. Tasikmalaya.

“Pihak Polda Jabar, dalam hal ini Dit Lantas, sudah menyiapkan skenario untuk menangani kemacetan di pantura, jalur tengah, dan jalur selatan pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran,” terang Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Martinus Sitompul di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Rabu (31/7).

Martinus menjelaskan, masih berdasarkan hasil pemetaan Dit Lantas, ada sejumlah titik yang diprediksi menjadi rawan kemacetan. Untuk jalur pantura ada 24 titik, di antaranya Jln. Johar KM 75, Jln. Tuparev KM 71-73, dan pertigaan RMK (Jln. Ahmad Yani) KM 71 Karawang.

Selain itu, titik rawan kecelakaan juga terdapat di Karanganyar, Jln. Jangga, Kiajaran, dan Desa Limpas, Indramayu; Jln. Kalijaga dan simpang Jln. Ahmad Yani, Kota Cirebon; Kp. Srengseng Patokbeusi, Mundu Sari, Pamanukan, Kab. Subang; dan Susukan, Beber, Plumbon, dan Pangenan, Kab. Cirebon.

“Untuk jalur pantura ini, setiap 200 meter akan ditempatkan personel polisi. Ini upaya untuk mencegah kemacetan,” tutur Martinus.

Untuk jalur tengah, cenderung jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jalur pantura. Di jalur tengah ini, ujar Martinus, hanya ada 7 titik rawan kecelakaan. Di antaranya di Jln. Cijantung, Bungursari, dan Cibatu, Kab. Purwakarta; Cijambe dan Cicenang, Kab. Subang; Jatiwangi dan Kadipaten, Kab. Majalengka; dan Bandora Sawetan, Jalan Raya Kuningan-Ciamis, Kab. Kuningan.

Sementara untuk jalur selatan, pihak kepolisian akan fokus pada 19 titik. Kecelakaan berpotensi terjadi di kawasan Ciloto, Cisarua, Kab. Bogor; Padalarang, Cipatat, Kab. Bandung Barat; Nagreg, Cijapati, Kab. Bandung; Malangbong, Kadungora, dan Leles, Kab. Garut; Gentong, Ciawi, Kab. Tasikmalaya; dan Jalan Raya Ciamis Kota Tasikmalaya. “Kami akan tempatkan personel di titik-titik tersebut,” kata Martinus.

Rawan bencana

Martinus juga menuturkan, pihaknya sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan bencana. Untuk jalur pantura, ada 8 titik yang harus diwaspadai, seperti Jln. Pamanukan Kab. Subang, juga Desa Sukra, Desa Patrol, dan Desa Kandanghaur Kab. Indramayu yang rawan banjir.

Untuk jalur tengah, terdapat 6 titik, seperti di Nyalindung dan Cadas Pangeran Kab. Sumedang yang rawan longsor. Sementara jalur selatan ada 12 titik, di antaranya Puncak, Nagreg, Malangbong, Gentong, dan Ciawi yang rawan longsor.

“Kami imbau pengendara saat mudik nanti bisa mematuhi aturan dan disiplin dalam berlalu lintas. Jangan sampai sewaktu macet, kendaraan roda dua dan roda empat saling serobot dan menyusul, apalagi mengambil jalur lain,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol. Suhardi Alius menegaskan, untuk titik-titik longsor, pihaknya sudah meminta pada Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan agar menyediakan alat berat dan petugas Dinas PU.

“Saya sudah minta pada Gubernur untuk menyiapkan alat berat sebanyak-banyaknya. Kalau misalnya nanti terjadi longsor dan kemacetan, antreannya pasti luar biasa. Alat berat ini akan sangat berfungsi,” terangnya.
Sumber: Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Barat

Untuk mengetahui lebih detail Peta Mudik Lebaran 2013 bisa langsung ke Website Tour dan Travel yang paling dipercaya dan  memberikan harga Garut Hotel di Garut dengan harga dan tarif terbaik.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Peta Mudik Lebaran Tahun 2013
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://hotelsuminar.blogspot.com/2013/08/peta-mudik-lebaran-tahun-2013.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

TEMPLATE CREDIT:
Situs Booking Online Hotel di Garut - Original design by Bamz | Copyright of Hotel Suminar.